Selasa, 12 Mei 2020

Posttest Kliring

Warkat yang dapat di kliringkan :

  1. Cek
  2. Bilyet Giro
  3. Wesel Bank Untu Transfer (WBUT)
  4. Surat Bukti Penerimaan Transfer (SBPT)
  5. Nota Debet 
  6. Nota Kredit
Prosedur/Mekanisme kliring
Mekanisme penyelenggaraan kliring terbagi 2 tahap yaitu : 
  1. Kriling Penyerahan
  2. Kliring Pengembalian 

A. Kliring Penyerahan

Kliring penyerahan meliputi kegiatan yang dilakukan di kantor peserta dan yang dilakukan ditempat penyelenggara.
Warkat kliring yang diserahkan oleh masing-masing peserta:

1: Warkat Debet Keluar (WDK):

Warkat yang disetorkan oleh nasabah suatu bank untuk keuntungan rekening nasabah tersebut.

2: Warkat Kredit Keluar (WKK):

Warkat kredit keluar adalah warkat pembebanan ke rekening nasabah yang menyetorkan untuk keuntungan rekening nasabah lain.

B. Kliring Pengembalian

Warkat kliring yang diterima dari peserta lain:

1: Warkat Debet Masuk (WDM):

Warkat yang diserahkan oleh peserta lain atas beban nasabah bank yang menerima warkat.

2: Warkat Kredit Masuk (WKM):

Warkat yang diserahkan oleh peserta lain untuk keuntungan nasabah bank yang menerima warkat.
Bagaimana hubungan antara warkat debet keluar dan warkat debet masuk?
Hubungan antara Warkat Debet Keluar (WDK) dan Warkat Debet Masuk (WDM) dapat dijelaskan dengan menggunakan ilustrasi sebagai berikut:
komponen kliring warkat debet
Gambar: hubungan antara warkat debet keluar dan warkar debet masuk
Bank yang menyerahkan warkat kliring keluar atau warkat debet keluar (WDK), akan menikmati penambahan rekening giro pada Bank Indonesia.
Sedangkan Bank yang menerima warkatnya sendiri atau warkat debet masuk (WDM), saldo gironya pada Bank Indonesia akan berkurang sebesar nilai nominal warkat tersebut.
Bagaimana hubungan antara warkat kredit keluar dengan warkat kredit masuk?
Hubungan Warkat Kredit Keluar (WKK) dan Warkat Kredit Masuk (WKM) dapat dijelaskan dengan menggunakan ilustrasi sebagai berikut:
warkat kliring
Gambar: Hubungan antara warkat kredit keluar dan warkat kredit masuk
Bank yang menyerahkan warkat kliring keluar atau warkat kredit keluar (WKK), akan menyebabkan pengurangan pada rekening giro pada Bank Indonesia.
Sedangkan Bank yang menerima warkat tersebut atau warkat kredit masuk (WKM), saldo gironya pada Bank Indonesia akan bertambah sebesar nilai nominal warkat tersebut.
Dan mekanisme kliring lokal manual secara ringkas bisa dijelaskan dengan ilustrasi sebagai berikut:
mekanisme kliring
Gambar: Mekanisme kliring lokal

Pretest Kliring

SEJARAH KLIRING

    1.  10 SEPTEMBER 1981 : kliring lokal secara manual. 
    2.  AWAL TAHUN 1990   : kliring lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/- 1000 warkat/menit.
    3.  18 SEPTEMBER 1998 : sistem kliring Elektronik Jakarta (SKEJ) 8 Bank.
    4.  18 JUNI 2001               : SKEJ seluruh Jakarta.
    5.  22 JULI 2005               : sistem kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).
TUJUAN KLIRING 
  1. Memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral.
  2. Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah,aman dan efisien.
  3. salah satu pelayanan bank kepada nasabah.
MANFAAT KLIRING

  1. Bagi masyarakat, memberikan alternatif pembayaran (transfer of value) efektif,efisien dan aman.
  2. Bagi bank, merupakan salah satu advantage service kepada nasabah, menjadi fee based income.
  3. Bagi bank sentral dapat secara cepat dan akurat mengetahui kondisi keuangan suatu bank maupun transaksi-transaksi yang terjadi di masyarakat.
ISTILAH-ISTILAH DALAM KLIRING 

  1. TOLAKAN KLIRING     : tolakan atas warkat
  2. POSTDATED CHEQUE  : tanggal cek/BG belum jatuh tempo(Titipan)
  3. CROSS CLEARING        : penarikan cek melalui kliring atas beban dana yang            diharapkan akan diterima penarik dari setoran cek bank lain 
  4. CALL MONEY                : pinjaman bagi bank yang kalah kliring(maks 7 hari)

Posttest Jasa Bank

Bank Notes


Yang dimaksud Banknotes adalah uang kertas asing yang merupakan alat pembayaran yang sah di Negara Penerbit, namun merupakan “barang dagangan” di negara lain (termasuk Indonesia).
Syarat :
Mengisi formulir pembelian/penjualan banknotes di Kantor Cabang BNI Syariah
Ketentuan :
  • Bank Note yang dapat dipertukarkan mempunyai catatan kurs resmi dari Bank Indonesia, dan bukan uang logam.
  • Banknote yang mempunyai pasaran kuat di Indonesia.
  • Bank Note masih dalam keadaan utuh, tidak lusuh, dan tidak terdapat coretan-coretan.

Pretest Jasa Bank

perbedaan Transfer, Kliring dan Inkaso

perbedaan Transfer,kliring dan inkaso : 


  1. Transfer merupakan jasa yang diberikan oleh pihak bank dengan tujuan pemindahan dana. Keuntungannya adalah memudahkan nasabah dalam memindahkan dana secara mudah dan murah.
  2. Kliring merupakan istilah untuk menunjukkan proses pertukaran dara keuangan elektronik antarbank atau DKE, bisa atas nama bank tersebut ataupun perorangan dengan hasil perhitungannya diselesaikan pada waktu tertentu. Keuntungannya adalah memudahkan seseorang untuk memindahkan dana dalam jumlah besar dengan transaksi pembayaran nontunai
  3. Inkaso adalah istilah yang merujuk pada jasa bank guna menagihkan warkat-warkat yang berasal dari tempat lain, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Keuntungannya adalah memudahkan nasabah dalam mencairkan dananya dari satu bank ke bank lain baik di dalam maupun di dalam negeri, jika terjadi antar negara maka dinamakan Collection. Untuk inkaso dalam negeri, objeknya adalah wesel,  cek,  bilyet  giro,  surat  undian  (yang  menang),  money  order, surat aksep, kuitansi, dan nota tagihan lainnya. Sedangkan untuk antar negara adalah Draft/wesel, Travelers  check, dan Treasury  check.

Posttest Penempatan Dana Bank

pengertian analisa kelayakan kredit 
Penilaian atau analisis kredit adalah analisis/penilaian file/data dan juga berbagai aspek pendukung yang diajukan oleh pemohon kredit, sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil keputusan apakah permohonan kredit diterima atau ditolak.


fungsi analisa kredit 
Kegiatan analisis kredit memiliki arti yang cukup penting bagi bank, dikarenakan bank akan memiliki jaminan yang memadai selama kredit diberikan.
Menurut Sutojo (1997: 69) fungsi analisis kredit yaitu sebagai berikut:
  1. Sebagai dasar bagi bank dalam menentukan suku bunga pinjaman dan jaminan yang harus dipenuhi oleh pelanggan,
  2. Sarana untuk pengendalian risiko yang akan dihadapi bank,
  3. Persyaratan dan fasilitas kredit untuk struktur, jumlah kredit, periode kredit, kredit, tujuan kredit, dll.
  4. Sebagai pertimbangan bagi pemimpin / direktur bank dalam proses pengambilan keputusan,
  5. Sebagai alat informasi diperlukan untuk evaluasi kredit.

contoh analisa kelayakan kredit  : 
  1. analisa kelayakan kredit 5C
  2. analisa kelayakan kredit 7P
  • Analisa kelayakan kredit 5C
Analisa kelayakan 5C adalah : 
  1. Character   : menilai sifat, atau watak dari calon debitur.
  2. Capacity    : kemampuan calon debitur.
  3. Capital     : permodalan.
  4. Collateral  : nilai jaminan baik fisik/non fisik. 
  5. Condition   : kondisi perekonomian.
  • Analisa Kelayakan 7P
Analisa kelayakan 7P adalah : 
  1. Personality    : sifat (kepribadian) dari calon debitur.
  2. Party          : modal, loyalitas dan karakternya.
  3. Perpose        : tujuan mengambil kredit.
  4. Prospek        : melihat usaha dimasa datang
  5. Payment        : pengembalian kreditnya
  6. Profitability  : kemampuan mencari keuntungan
  7. Protection     : jaminan perlindungan 

Pretest Penempatan Dana Bank

  • Kredit dengan jaminan  
merupakan kredit yang diberikan dengan suatu jaminan berupa : 

  1. barang berwujud : rumah, mobil, barang dagangan
  2. barang tidak berwujud : promis, obligasi, saham
  3. orang tertentu  

  • kredit tanpa jaminan 
merupakan kredit yang diberikan tanpa jaminan barang atau orang tertentu, karena pihak bank melihat loyalitas calon debitur 

contoh : 
  1. SK pengangkatan pegawai
  2. Ijasah

Posttest Prinsip Aliran Dana Bank

SOAL 
Berikut ini adalah transaksi Rekening Tabungan Tuan Andi untuk bulan Oktober 2018:
Tanggal                                Uraian                  Nominal
01                           Setoran Awal                     Rp.         500.000,-
10                           Setoran Kliring                   Rp.         2.000.000,-
17                           Penarikan Tunai                                Rp.         1.000.000,-
28                           Transfer masuk                 Rp.         1.500.000,-
Hitunglah bunga yang diperoleh berdasarkan 3 jenis perhitungan (Saldo terendah bulanan, saldo rata-rata, saldo harian) jika diketahui Suku bunga 12% dan Pajak 15%.
Sebelum Anda tuliskan jawaban Anda, jelaskan terlebih dulu penghitungan bunga tabungan tersebut.
Jawaban dituliskan pada blog Anda yang terkoneksi dengan studentsite Anda pada bagian “TULISAN”

JAWABAN : 

PERHITUNGAN BUNGA :
  • Saldo Terendah
Besarnya bunga tabungan dihitung dari jumlah saldo terendah pada bulan laporan dikalikan dengan suku bunga per tahun kemudian dikalikan dengan jumlah hari pada bulan laporan dan dibagi dengan jumlah hari dalam satu tahun
  • Saldo Rata-rata
Besarnya bunga dalam satu bulan dihitung berdasarkan saldo rata-rata dalam bulan berjalan. Saldo rata-rata dihitung berdasarkan jumlah saldo akhir tabungan setiap hari dalam bulan berjalan, dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut. 
  • Saldo Harian
Bunga tabungan dalam bulan berjalan dihitung dengan menjumlahkan hasil perhitungan bunga setiap harinya.

  • total 31 hari 

  • saldo terendah bulanan 


  • saldo rata-rata
  



  • Bunga Saldo Harian